Rio Pratama.Purba

Rio Pratama.Purba
Mantap Banget Dech

Selasa, 24 Januari 2012

Ibu


Renungan
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna
sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang
anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan
saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi
nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata :
“Makanlah nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan
waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekiat rumah, ibu
berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan
bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan
yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu,
ibu duduk disamping gw dan memakan sisa daging ikan yang masih
menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku
makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu
menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan
cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan
ikan” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan
kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api
untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang
untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun
dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan
dengan gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel kotak korek api. Aku
berkata :”Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus
kerja.” Ibu tersenyum dan berkata :”Cepatlah tidur nak, aku tidak
capek” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku
pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari,
ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama
beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah
selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah
disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental
tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental.
Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk
ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :”Minumlah nak, aku tidak
haus!” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap
sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu,
dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita
pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat
kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati
yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar
maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat
kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk
menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan
nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta”
———-KEBOHONGA N IBU YANG KELIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan
bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak
mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit
sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang
bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu
memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang
tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya
punya duit” ———-KEBOHONGA N IBU YANG KEENAM

Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian
memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika
berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja
di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud
membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik
hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku “Aku
tidak terbiasa” ———-KEBOHONGA N IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker
lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di
seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk
ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya
setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku
dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya
terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas
betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat
lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air
mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti
ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku,Aku
tidak kesakitan” ———-KEBOHONGA N IBU YANG KEDELAPAN

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta
menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.

Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa
tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : ” Terima kasih ibu ! “

Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.

Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.
Tapi, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari orang tua kita?
Cemas apakah orang tua kita sudah makan atau belum? Cemas apakah orang tua kita sudah bahagia atau belum?
Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi orang tua
kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata “MENYESAL” di kemudian hari.


Di Balik Hati Seorang Ayah

(Renungan tentang Ayah kita)

Saya terharu saat membaca cerita ini, cerita yang sangat menyentuh hati . Silahkan baca sebagai bahan renungan apa yang telah kita perbuat terhadap ayah dan apa yang ayah telah perbuat untuk kita.
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Ayah? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil...... Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya" , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka.... Tapi sadarkah kamu? Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.... Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu.. Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.... Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu.
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut... Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah"
Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti... Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Ayah harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu?
Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang". Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan... Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu". Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Ayah tahu..... Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya.... Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia.... Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.... Ayah telah menyelesaikan tugasnya....
Ayah, Papa, atau Bapak kita... Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis... Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Ayah... your the best !!! :')

Jumat, 18 November 2011

Cerita Nyata Ku adalah Kehidupan ku

Aku adalah seorang anak yg terlahir dari keluarga yg pas2 an. aku anak pertama dari 4 bersaudara Nama ku Rio Pratama. Purba aku kelahiran 14/12/1992 di kotabumi Lampung utara ,
aku pernah menimba ilmu di :
  1. TK Xaverius 
  2. SD Xaverius
  3. SMP Xaverius 
  4. SMA Slamet Riyadi 
dan sekarang aku adalah Mahasiswa di sebuah perguruan swasta yg ada di Jambi ,, '
Hidup dan hari2 yg ku jalani sangat berliku,. sering kali aku membuat orng tua ku marah, kesal akibat tingkah laku yg ku lakukan .
aku sadar aku sering mengecewakan ke 2 Orang Tua ku ,, banyak harapan mereka kepada ku , selaku aku anak pertama mereka ingin kelak aku lah yg menjadi kebanggaan mereka ,,
aku pergi merantau ke jambi dan meninggalkan orang tua ku, adik2 ku, teman terbaiku dan kampung halaman ku tepat pada tanggal 01/07/2010.
namun setelah hari2 yg ku jalani di kota perantauan aku baru merasa sakit nya hidup jauh dari ke 2 orang tua ku , aku menyesali semua tingkah laku yg ku perbuat kpd ke 2 orang tua ku ,.
aku baru sadar bahwa hidup dan ksih sayang yg paling dalam itu ada pada ke 2 orang tua ku ,. tapi aku tak semudah itu menyerah ,.,
karena tekad ku sdh bulat untuk merantau  bagaimanapun aku akan tetap bertahan ,
aku berusaha ingin menunjukkan kpd orang tua ku bahwa aku bisa hidup jauh dari mereka , , , dan aku berusaha agar bisa mencapai apa yg mereka harapkan ,, 
Sakit dan Pahit nya hidup jauh dari orang tua , terkadang aku teringat ke 2 orang tua ku . ingin rasa nya aku berjumpa dengan mereka ,,. menahan rindu yg amat dalam buat mereka dan  suatu saat ingin rasa nya aku berada di sisi orang tua ku. tapi aku adalh seorang laki2 dan aku tak ingin terus mengeluh aku harus tetap semangat ,,.
Aku berjanji kepada diri ku sendiri bahwa aku akan mencapai harapan-harapan  apa yg kalian inginkan dari ku .,.
Aku akan membuktikan kepada orang tua ku bahwa aku bisa berhasil dan sukses di KOTA PERANTAUAN  

Cerita Nyata Ku adalah Kehidupan ku

Aku adalah seorang anak yg terlahir dari keluarga yg pas2 an. aku anak pertama dari 4 bersaudara Nama ku Rio Pratama. Purba aku kelahiran 14/12/1992 di kotabumi Lampung utara ,
aku pernah menimba ilmu di :
  1. TK Xaverius 
  2. SD Xaverius
  3. SMP Xaverius 
  4. SMA Slamet Riyadi 
dan sekarang aku adalah Mahasiswa di sebuah perguruan swasta yg ada di Jambi ,, '
Hidup dan hari2 yg ku jalani sangat berliku,. sering kali aku membuat orng tua ku marah, kesal akibat tingkah laku yg ku lakukan .
aku sadar aku sering mengecewakan ke 2 Orang Tua ku ,, banyak harapan mereka kepada ku , selaku aku anak pertama mereka ingin kelak aku lah yg menjadi kebanggaan mereka ,,
aku pergi merantau ke jambi dan meninggalkan orang tua ku, adik2 ku, teman terbaiku dan kampung halaman ku tepat pada tanggal 01/07/2010.
namun setelah hari2 yg ku jalani di kota perantauan aku baru merasa sakit nya hidup jauh dari ke 2 orang tua ku , aku menyesali semua tingkah laku yg ku perbuat kpd ke 2 orang tua ku ,.
aku baru sadar bahwa hidup dan ksih sayang yg paling dalam itu ada pada ke 2 orang tua ku ,. tapi aku tak semudah itu menyerah ,.,
karena tekad ku sdh bulat untuk merantau  bagaimanapun aku akan tetap bertahan ,
aku berusaha ingin menunjukkan kpd orang tua ku bahwa aku bisa hidup jauh dari mereka , , , dan aku berusaha agar bisa mencapai apa yg mereka harapkan ,, 
Sakit dan Pahit nya hidup jauh dari orang tua , terkadang aku teringat ke 2 orang tua ku . ingin rasa nya aku berjumpa dengan mereka ,,. menahan rindu yg amat dalam buat mereka dan  suatu saat ingin rasa nya aku berada di sisi orang tua ku. tapi aku adalh seorang laki2 dan aku tak ingin terus mengeluh aku harus tetap semangat ,,.
Aku berjanji kepada diri ku sendiri bahwa aku akan mencapai harapan-harapan  apa yg kalian inginkan dari ku .,.
Aku akan membuktikan kepada orang tua ku bahwa aku bisa berhasil dan sukses di KOTA PERANTAUAN  

Kamis, 17 November 2011

Menatap Masa Depan, Bercermin Masa Lalu

tak terasa tahun ini tak lama lg akn sgra hbs ,.,.,kita akan sgra meninggal kan tahun 2011 dan akan memasuki tahun 2012 
  • Wauw Wauw WauW
Terlepas dari itu semua, tahun baru bisa dibilang adalah sebuah awal baru. Awal dimana kita membuka sebuah halaman baru dasi sebuah buku tebal. Kita masih bisa merasakan halaman-halaman terdahulu yang baru kita tutup, bekas jari masih terasa dalam lipatan halaman. Sangat mungkin halaman itu menjadi kotor dan bahkan sobek oleh gerakan jari saat membalik halaman, kita juga masih bisa ingat -walaupun mungkin tidak semua- isi dari halaman yang baru dibaca. Tapi setidaknya kita bisa tau gambaran kasar dari halaman terdahulu itu...

lanjut cerita yae ,.,
 
Tapi bagaimanapun itu, saatnya kita untuk lebih berkonsentrasi pada halaman baru ini. Baca, tulis, coret beri gambar atau apapun itu. Saatnya kita untuk lebih memberi perhatian pada halaman yang akan kita buka .
Tapi bagaimanapun, seperti membaca sebuah cerita yang panjang, kita tidak akan mungkin mengerti maksud cerita dari halaman baru ini bila kita melupakan apa yang sudah tertulis di halaman sebelumnya. Cerita-cerita pada halaman sebelum ny adalah sebagai sebuah acuan kita untuk melanjutkan membaca cerita yang baru ini. Tapi tentu saja kita tidak boleh berulang kali membuka dan membaca ulang halaman yang telah lalu. Cukup sekilas saja untuk dijadiakan acuan cerita pada halaman baru ini, dan bila terlalu sering membalik dan membaca halaman yang telah lama, tentu saja kita tidak akan pernah menyelesaikan cerita yang sedang dibaca. Dan bahkan sangat mungkin akan merusak buku itu.

Rabu, 16 November 2011

Tips Mengatasi Galau

lo pernah Galau ?

gw yakin 100% dari pembaca tulisan ini pernah mengalami GALAU walau cuma sekali dua kali tiga kali empat kali. dan mungkin lo mau baca dulu post gw tentang Kalimat Galau ? hehe
Galau (lagi)

Galau (lagi)

oke pertama gw sebagai perwakilan dari Orang ganteng Internasional akan menjelaskan apa itu galau. galau yang dalam bahasa inggris disebut sebagai hubbub adalah suatu kondisi di mana diri lo sedang merasa kacau, merasa tidak karuan, dan gelisah pada satu kondisi. umumnya yang terjadi kondisi yang buruk seperti: dapet nilai yang buruk, dapet tugas yang ajaib susahnya, atau kalau lagi putus cinta, bisa memicu lo dalam waktu sedetik langsung GALAU.

keadaan galau memang sering menimpa kita-kita yang masih remaja dan labil. biasanya yang bikin kita galau mayoritas karena masalah cinta. selanjutnya menyusul karena masalah tugas atau hubungan pertemanan.

biasanya keadaan galau lebih mudah menyerang kaum wanita, karena kaum pria lebih dominan berpikir secara praktis dan tidak terlalu sering berpedoman pada perasaan.

Penyebab Galau:

rasa galau timbul karena banyak faktor di antaranya:

1. social media. pengaruh social media seperti Facebook dan Twitter menurut gw punya andil cukup besar untuk membuat orang galau dalam seperempat detik. misalnya lo lagi punya tugas kuliah berjibun, terus lo buka Twitter dan liat timeline lo isinya temen-temen lo semua yang lagi galau sama tugas itu dan mengeluh semua. secara tidak langsung lo juga akan merasa kalau tugas yang lo dan temen lo dapet itu sangat susah. jadi intinya di sini isi dari social media bisa mempengaruhi cara berpikir lo sendiri, sehingga bisa menyebabkan lo galau atau tidak
2. kurang temen. ini lagi nih…bayangin kalo lo lagi galau sama tugas misalnya atau masalah cinta, dan lo gak punya temen untuk berbagi cerita untuk sekedar melupakan masalah lo atau minta solusi sama temen atau sahabat lo. gw bisa pastiin lo bakal galau to the max. karena kalo lo gak punya banyak temen otomatis lo bakal merasa sendiri di dunia ini, tanpa ada yang peduli
3. jarang ibadah. nah ini dia tipikal manusia yang aneh…udah tau lagi dapet masalah banyak bukannya minta tolong sama yang maha kuasa malah lebih banyak mengeluh. kalau kita jarang ibadah secara psikologis kita akan merasa kurang nyaman dan aman, karena ketika kita beribadah kita secara tidak langsung mempunyai tempat bergantung dari semua masalah yang lagi kita hadapi, siapa lagi tempat bergantung dari semua masalah yang lebih baik daripada Tuhan Yang Maha Esa ?
4. tayangan media. tayangan seperti sinetron dan reality show cukup punya kontribusi bikin lo galau. contohnya begini (yang agak ekstrem) lo lagi nonton sinetron yang isinya itu anak kecil masih SMP, udah main pacaran mulu, hidupnya buat cinta doang, minim prestasi…nah otomatis kalo misalnya lo lagi jomblo lo bisa jadi berpikir “waduh anak kecil aja udah pacaran, masa gw belom dapet…hiks” begitu lah.

Ciri-Ciri Orang Galau:

seperti yang udah gw lansir sebelumnya, ciri-ciri orang galau adalah:

1. resah. dia merasa di hidupnya itu ada yang kurang, tapi dia gak tahu itu apa
2. suka ngeluh. nah ini nih, kebanyakan orang yang lagi galau itu sering banget ngeluh, apalagi di social media Twitter. bagi kalian pengguna Twitter pasti gak jarang liat timeline dari temen kalian yang isinya suka ngeluh…contohnya kayak “ahhh…males banget sih, panas panas gini suruh beli beras…mana tadi habis ke salon hhuu” >>> (-_-”)
3. suka membiarkan masalah diumbar ke publik. ciri yang ini sangat kental di social media, karena perkembangannya sehingga penggunanya merasa kalau dia harus kasih tahu ke semua orang kejadian apa yang baru dia alami atau rasain. kebanyakan dari mereka gak peduli kalo orang lain tahu masalah mereka. dan biasanya mereka cenderung dapat membuat banyak status baru dalam waktu seperdelapan detik. selebihnya orang yang lagi galau biasanya akan sangat sering muncul di social media, bukan karena dia aktif untuk berkomunikasi, tapi untuk menyebarkan kepada dunia sana kalau dia lagi bermasalah

Social Media bisa mempengaruhi Anda untuk GALAU

Social Media bisa mempengaruhi Anda untuk GALAU
TIPS ATASI GALAU:

nah ini yang ditunggu-tunggu, tips untuk mengatasi rasa galau a la SpidolBekas, oke pertama:

* kontrol penggunaan social media. menurut gw karena social media punya andil cukup besar untuk bikin kita galau, maka ada baiknya kita mengontrol penggunaannya. gunakan lah social media seperlu kalian, yang penting untuk komunikasi, selanjutnya batasi hal-hal apa saja yang akan kalian tulis di status kalian, upayakan supaya status kalian tidak mengumbar masalah pribadi, menyinggung pihak tertentu apalagi berkaitan dengan SARA
* banyak berteman. memiliki teman banyak mungkin bisa menghindari lo dari stres, karena dengan banyak berteman maka hidup lo gak akan pernah sepi lagi, hidup lo penuh warna…apalagi kalau punya temen deket udah yang lama lupain aja ups….
* ikut banyak kegiatan. kalo lo punya sejubel kegiatan pastinya setiap masalah cemen macam putus cinta pasti lewat jauh deh…lo gak bakal bisa ambil pusing lagi, karena galau karena cinta itu datang kalo lo lagi bengong jadi kepikiran terus
* rajin ibadah. lo harus yakin Tuhan bisa menyelesaikan semua masalah lo, jadi lo lebih baik berdoa daripada mengeluh terus…pasti selalu ada jalan
* kurangi konsumsi sinetron atau reality show. percaya deh sinetron sama reality show di negara ini cenderung banyak ngebodohin lo sendiri. sumpah…jadi kalo lo mau jadi pinter hadapi semua masalah lo ya jangan nonton tayangan kayak gituan
* jaga komunikasi dengan teman deket. ini nih spesial khusus untuk lo yang baru galau gara-gara putus cinta. kalo lo selama ini punya temen deket tapi mesra apa salahnya lo mulai jaga komunikasi. siapa tahu kan dia bisa jadi orang yang lebih baik berkali lipat dari yang dulu ?
* rajin olahraga. olahraga cukup bagus buat lo, mulai aja dari kegiatan olahraga ringan seperti sering berjalan kaki. karena menurut gw kalo lo rajin olahraga otomatis pola tidur lo akan lebih baik. jadi lo akan terhindar dari jam-jam malam di mana lo masih melek dan terus mikirin semua masalah lo, sedangkan gak ada temen berbagi karena semua temen lo udah pada tidur.

jadi gimana menurut kalian bahasan gw kali ini ? oke kan…

jadi pesan gw untuk lo semua:
gw tambahin foto gw yg sdng galau